8 Fakta Menarik Sungai Thames, Lokasi Penemuan Hiu Beracun

8 Fakta Menarik Sungai Thames, Lokasi Penemuan Hiu Beracun

32
0
BERBAGI

Belum lama ini ramai diberitakan kalau ditemukan hiu beracun di Sungai Thames, London, Inggris.

Sebuah survei oleh Zoological Society of London (ZSL) mengungkapkan “berita positif” untuk satwa liar, dan pemulihan ekosistem pada Rabu (10/11).

Faktanya, kuda laut, belut, anjing laut, sampai hiu berbisa, semuanya telah ditemukan di Sungai Thames, menurut hasil “pemeriksaan kesehatan”.

Kembali pada tahun 1957, sungai yang membelah ibu kota ini dinyatakan “mati secara biologis.”

Selain soal hiu beracun, Sungai Thames punya sejarah panjang, karena telah menjadi saksi bisu peperangan, revolusi Industri Inggris, hingga kehidupan modern saat ini.

Jika berwisata ke London, jangan lupa meluangkan waktu wisata pesiar sungai untuk bisa memahami sejarah sungai yang ikonik ini.

Berikut delapan fakta menarik Sungai Thames:

1. Terpanjang ke-dua

Sungai Thames merupakan sungai terpanjang kedua di London, setelah Sungai Severn (354 kilometer). Diperkirakan usianya 140-170 juta tahun yang lalu.

Sungai Thames memiliki panjang sekitar 346 km, lebar sekitar 18 mil (terlebar) dan 18 meter (tersempit).

Kedalamannya beragam, namun pengukuran terdalam sekitar 20 meter. Sungai ini mengalir ke seluruh penjuru London Raya, menyumbang 2/3 sumber air minum warganya.

Hulunya dari Trewsbury Mead di Gloucestershire dan berakhir di dekat Southend-on-Sea.

Bagian Sungai Thames di area Teddington Lock mengalami pasang surut, sedangkan sisanya, dari hulu hingga Teddington, tidak.

2. Dilalui ratusan jembatan

Lebih dari 200 jembatan membentang di Sungai Thames – beberapa, seperti Tower Bridge dan Millennium Bridge berada di tengah-tengah sungai, menjadi pemandangan paling ikonik di London.

Jembatan terpanjang adalah Jembatan Ratu Elizabeth II, 812 meter.

3. Arti nama

Nama ‘Thames’ berasal dari bahasa Latin ‘Tamesis’, yang berasal dari nama Celtic kuno untuk Sungai Tamesas, yang dianggap berarti ‘gelap’.

4. Lintas “pulau”

Ada sekitar 180 pulau kecil di bentang Sungai Thames, beberapa dapat diakses dengan jembatan, beberapa melalui jalan darat dan lainnya, seperti Pharaoh’s Island dan Garrick’s Ait, hanya bisa dijangkau dengan perahu.

Sungai Thames juga mengalir melalui tujuh kawasan – Wiltshire, Oxfordshire, Gloucestershire, Berkshire, Surrey, Buckinghamshire, dan London Raya.

Sungai ini juga diawasi oleh lima pasukan polisi yang berbeda, termasuk Divisi Thames, yang merupakan bagian dari Polisi Metropolitan London.

5. Membeku

Bagian dari Sungai Thames di London sempat digunakan sebagai arena ice skating saat musim dingin.
Bahkan, dulu ada Frost Fairs yang rutin digelar sejak 1607, sampai terakhir dihelat pada tahun 1814.

6. Dikenang dalam seni

Sungai Thames telah diabadikan oleh banyak seniman terkenal, seperti Turner, Monet, Canaletto dan Whistler.

Sungai ini juga muncul di banyak buku dan film – termasuk Alice in Wonderland, Three Men in a Boat dan The Wind in the Willows.

7. Sempat bau dan kotor

Pada tahun 1858, polusi dan limbah di Sungai Thames sangat buruk, sehingga mengeluarkan bau busuk.

Bau busuk itu bahkan membuat rapat di Gedung Parlemen harus ditangguhkan.

Sejak saat itu, sistem pembuangan limbah kota diperbaiki. Selain soal kebersihan, konservasi makhluk hidup di Sungai Thames juga dilakukan.

Sempat dinyatakan punah dalam hal populasi pada 50 tahun lalu, saat ini ratusan fauna mulai bermunculan di Sungai Thames, salah satunya hiu beracun.

8. Dilarang berenang

Sungai Thames adalah salah satu jalur air tersibuk di Inggris, menampung lebih dari 20 ribu pergerakan kapal dan menjadi tuan rumah lebih dari 400 acara setiap tahunnya.

Saat ada kapal pesiar berukuran besar lewat, jembatan yang melintasinya akan terangkat – bahkan sempat macet pada beberapa waktu yang lalu.

Karena alasan inilah pemerintah membatasi kegiatan renang di sebagian besar area sungai, demi keselamatan perenang dan pengguna sungai.

Artikel asli

LEAVE A REPLY